Ejekan Ubay bin Khalaf

Ejekan Ubay bin Khalaf

Ubay bin Khalaf, adalah seorang dari pemuka Quraisy Musyrikin yang sangat benci kepada Nabi SAW dan seruannya. Pada suatu hari ia datang kepada Nabi SAW dengan membawa tulang-tulang binatang yang sudah kering. Setelah ia bertemu dengan Nabi SAW lalu ia berkata : "Hai Muhammad, betulkah engkau berkata : "Kalau orang sudah mati akan hidup lagi ?". Nabi SAW menjawab : "Ya, betul begitu". Ia lalu mematah-matahkan tulang-tulang yang dibawanya itu sambil berkata: "Engkau pendusta ! Mana mungkin, orang yang sudah hancur lalu dapat hidup lagi. Adakah tulang ini kelak akan hidup lagi ?".
Ia menunjuk kepada tulang-tulang itu, dan berkata lagi : "Engkau memang ada-ada saja, dan macam-macam yang kamu kemukakan kepada kami !".
Nabi SAW dengan tenang menjawab, : "Ya, ia pasti hidup lagi. Allah yang menghidupkannya. Dialah yang menghidupkan kamu, lalu mematikan kamu, lalu menghidupkan kamu lagi kelak. Dia Maha Kuasa. Kemudian Dia memasukkan kamu ke dalam api neraka jahannam !".
Ia berkata lagi kepada Nabi SAW dengan congkaknya : "Tidak akan mungkin, tulang yang sudah rusak dan hancur akan hidup lagi. Itu kan anggapanmu sendiri".

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Menjauhkan diri dari najis



عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ: سَمِعْتُ رَجُلاً سَاَلَ النَّبِيَّ ص: اُصَلّى فِى الثَّوْبِ الَّذِى آتِى فِيْهِ اَهْلِى؟ قَالَ: نَعَمْ، اِلاَّ اَنْ تَرَى فِيْهِ شَيْئًا فَتَغْسِلُهُ. احمد و ابن ماجه
Dari Jabir bin Samurah, ia berkata : Saya mendengar seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, Apakah boleh saya shalat emmakai pakaian yang sudah saya pakai mengumpuli istri saya ?. Nabi SAW menjawab, Ya boleh, kecuali kalau kamu melihat padanya ada sesuatu (kotoran), maka cucilah ia. [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ: قُلْتُ ِلاُمّ حَبِيْبَةَ، هَلْ كَانَ يُصَلّى النَّبِيُّ ص فِى الثَّوْبِ الَّذِى يُجَامِعُ فِيْهِ؟ قَالَتْ: نَعَمْ، اِذَا لَمْ يَكُنْ فِيْهِ اَذًى. الخمسة الا الترمذى
Dari Muawiyah, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada Ummu Habibah, Apakah Nabi SAW pernah shalat memakai pakaian yang beliau pakai untuk bersetubuh ?". Ummu Habibah menjawab, Ya, apabila tidak ada sesuatu kotoran padanya. [HR Khomsah, kecuali Tirmidzi].

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Keutamaan Shalat.

Keutamaan Shalat.

اُتْلُ مَا اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ اْلكِتٰبِ وَ اَقِمِ الصَّلوٰةَ، اِنَّ الصَّلوٰةَ تَنْهٰى عَنِ اْلفَحْشَآءِ وَ اْلمُنْكَرِ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ، وَ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ. العنكبوت: 45
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Qur'an dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. [QS. Al-'Ankabuut : 45]
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ قُرْطٍ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ اْلعَبْدُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ اَلصَّلاَةُ، فَاِنْ صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ عَمَلِهِ وَ اِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ. الطبرانى فى الاوسط
Dari 'Abdullah bin Qurth RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Amal yang pertama-tama dihisab atas seseorang hamba pada hari qiyaat adalah shalatnya. Maka jika shalatnya baik, baiklah seluruh amalnya dan jika shalatnya rusak, rusaklah seluruh amalnya. [HR. Thabrani di dalam Al-Ausath]

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS